7 Rejab 1432 / 9 Jun 2010


Senja berlabuh,
Segaris merah menyala,
Samar cahaya yang makin suram.

Hening petang yang berlalu,
Dihembus bayu,
Nyaman, sepikan gusar.

Lirik matamu,
Mengundang cerita,
Tidak satu bahkan beribu.

Aku tidak setegamu,
Tak jua mampu mentafsir,
Kalam bicaramu tetap segar,
Walau berbaur lesu,
Menggigit sanubari.

Allah,
Pemberi segala rasa,
Tak kurang segala peristiwa,
CaturanNya nafas kita.

Walau selalu sesak menikam,
Tidak pernah lupa utusanNya,
Juga kiriman cintaNya,
Mengalir syurga rindu,
Sesekali tiada pernah berhenti,
Pasti wangiannya akan terus tersebar,
Walau garis duka,
Mencoret hati.

Moga tetap teguh,
Menghirup kasih sayangNya!

Allah maa'k ya ukhti mahbubah!


0 ulasan: