Sudah 3 tahun berlalu.. Terasa bagai sekejap sahaja saat itu berlalu. Hanya secebis catatan ini buat ingatanku bertahun-tahun.

Aku,

Tersandar lesu di pintu duka,

Melayar bahtera ingatan,

Sambil di situ,

Menitis hangat air mata,

Menuruni pipi.


Aku ,

Terjelepok di perdu rasa,

Menguntum ulas senyum,

Saat hibanya aku berperang,

Antara redha dan pilu,

Semuanya berpadu.


Ayah,

Hanya selaksa doa dan Al-Fatihah mampu ku kirim untukmu,

Moga ianya dapat menjadi teman,

Tatkala berseorangan di sana.

Sambil mengharap kau tetap lena bersemadi,

Di bawah lindungan, naungan kasih sayangNya yang tidak pernah putus,

Selagi kita tidak memutuskannya.


Aku,

Hiba menahan luruhnya air mata,

Menggarap rindu yang tak bertepi,

Saat terakhir dirimu menggenggam erat tanganku,

Sambil matamu menusuk mataku,

Bagai tidak rela membiarkan aku pergi sekejap,

Menyambung perjuangan ilmu yang getir ini

Seolah kau telah merasa,

Itulah kesekian kalinya kau dapat menatapku di sisimu.


Di sini,

Kau bertemankan pohonan puding dan kemboja,

Menyambut kepulanganku jauh dari perantauan,

Dalam sendu tangisan yang tidak berkesudahan.

Moga di akhirat sana,

Kita kan bersua kembali, berpimpinan menuju syurga abadiNya,

Insyaallah!


*110407; 4.43 petang – kampung Tapang

Sekuntum rindu buat allahyarham datuk yang tetap kemas dalam ingatan..

Meninggal dunia:1.18 tengahari; 20 Rabiul Awal 1428H/10 April 2007M

Kampung Tapang, Kota Bharu, Kelantan

0 ulasan: